free webpage hit counter Cara Menjadi YouTuber Pemula Yang Sukses
Cara Apik

Friday, May 6, 2016

Cara Menjadi YouTuber Pemula Yang Sukses

Apakah Anda sedang mencari informasi tentang bagaimana menjadi YouTuber yang sukses? Atau Anda ingin memulai diri Anda sebagai seorang YouTuber dan tentunya mengharapkan diri Anda berhasil di dunia maya? Jika benar maka selamat Anda berhasil menemukan postingan ini karena kami yakin Anda dapat menemukan jawabannya di sini!
Cara Menjadi YouTuber Pemula Sukses
Sebelum melanjutkan ke pokok bahasan, kami menyajikan artikel ini dengan muatan tips dan saran yang merupakan best practice (sudah teruji melalui eksperimen). Tips dan saran berikut berbentuk hal-hal yang harus Anda lakukan dalam menjadi YouTuber sukses. Jika Anda melihat hal ini tidak relevan bagi Anda, Anda boleh meninggalkan postingan ini, tapi benarkah Anda tidak ingin membacanya terlebih dahulu? Silakan simak beberapa tips untuk menjadi YouTuber pemula yang baik, unik, menarik, dan berorientasi kepada kesuksesan tentunya sehingga disenangi penonton.

1. Mencari niche (topik) YouTube yang ngetren

Niche adalah topik atau tema dari keseluruhan konten YouTube Anda. Misalnya Bayu Skak memilih niche entertainment (hiburan), PewDiePie memilih niche let's play (mengajak pemirsa untuk mencoba apa yang dimainkannya) tapi kadang videonya juga bertajuk entertainment, mengindikasikan bahwa niche bisa melebar-lebar.

Sekarang pertanyaannya mengapa kita harus memilih niche yang sesuai dengan tren? Alasannya sederhana, sebagian besar orang memiliki kecenderungan untuk mengikuti hal-hal yang bersifat trendi dan up-to-date.
Maka untuk mengambil manfaat dari kenaturalan sifat manusia itu, Anda harus mempertimbangkan niche yang sedang ngetren di tahun ini. Pilih salah satu daftar niche populer sebagai berikut yang Saya ambil dari gowitech.com (sebagian ditambahkan dari beberapa sumber terpercaya):
  • Sains
  • Teknologi
  • Top List (Kumpulan daftar paling top)
  • Walkthrough/Tutorial Game
  • HowTos (Aneka tutorial)
  • Lifehacks (Tutorial penyelesaian masalah hidup dengan cara alternatif)
  • Kompilasi (Kompilasi tentang kumpulan klip unik)
  • Review (Tinjauan tentang suatu produk)
  • Product Unwrapping/unboxing (Membuka produk yang ada di dalam kado atau boks - biasanya mainan anak-anak)
Pasalnya daftar niche di atas banyak diminati penonton dan juga memiliki nilai jual tinggi jika diuangkan lewat iklan.

2. Membuat intro/outro video

Setiap YouTuber hampir memiliki clip introduction (cuplikan pembuka) yang memberi ciri khas dari YouTuber itu sendiri. Seperti misalnya Smosh selalu memulai videonya dengan tayangan singkat yang diawali frasa sesuai topik video kemudian diikuti suara "Shut Up!", atau PewDiePie selalu mengawali setiap videonya dengan frasa, "How's it goin' bros, my name is PeeewDiePieee".

Apabila Anda tidak tertarik menambahkan intro, Anda dapat menambahkan outro, namun dengan tujuan yang sama, memberikan ciri khas sehingga Anda mudah dikenal dan diingat penonton. Sebagai contoh, channel The Dominic Show selalu mengakhiri videonya dengan outro "You Mean Like This?" dengan nuansa yang berhubungan dengan konten video yang baru disajikan sehingga menimbulkan relevansi yang berpadu renyah dan kadang menggelitik.

Tapi perlu diingat juga, jangan terlalu over dalam membawakan intro/outro karena dapat menyebabkan penonton jadi ilfil. Terkecuali jika pembawaan Anda bisa tepat sasaran membuat penonton tertawa ataupun terkesima.

Outro juga terkadang harus ada dalam setiap video seperti berisi "Jika Anda suka, silakan subscribe" atau berisi "Jangan lupa tonton video lainnya berikut ini". PewDiePie cukup jenius dalam memunculkan frasa di setiap akhir videonya dengan menawarkan penonton untuk menjadi "Bro"-nya -- "Hit like button to become a bro". Bro disini maksudnya adalah subscriber, tapi dengan pemlihan kata "bro" (saudara), penonton jadi merasa dekat dengan PewDiePie sehingga mereka tak segan untuk mensubscribe videonya.

3. Menyajikan konten dengan materi yang sesuai zaman

Berhubungan dengan poin nomor satu, Anda sebaiknya membuat video membahas tentang hal yang sesuai dengan kemodernan zaman, atau musim (viral) saat itu juga.

Ambil contoh dulu saat musim video kontroversial Arya Wiguna, YouTuber berbondong-bondong membuat video yang memparodikan atau punya ikatan yang menghibur dengan video tersebut. Atau juga saat sedang musim video Vicky Prasetyo, dan lain sebagainya. Viralitas tidak selalu berbentuk video.

Misalnya sekarang sedang musim meme "Mantan, maafkan aku yang dulu", Anda juga dapat berkreatifitas mengolah bahan tersebut menjadi sebuah video yang lucu dengan pembawaan dan karakteristik Anda. Materi yang sesuai zaman biasanya selalu bombastis.

4. Menambahkan konten secara rutin

Selain memikirkan tema channel, Anda juga perlu memikirkan konten. Jangan sampai video Anda tidak pernah diupdate bahkan hingga 1-2 bulan tidak ada yang baru.

Kadang ketika pengunjung tertarik dengan video Anda dan penasaran membuka channel Anda namun ternyata isinya video yang sudah lama dan jarang diupdate, ada kemungkinan pengunjung tidak akan terdorong untuk mensubscribe channel Anda.

Berbeda jika Anda rutin menambahkan video seminggu atau dua minggu sekali, mereka akan punya attachment dengan Anda dan langsung mensubscribe Anda jika video-video Anda menghibur ditambah rutin update.

5. Memilih nama channel yang unik

Seperti memikirkan nama toko ketika Anda hendak membuka toko. Pastinya Anda akan berpikir tentang nama yang pas, mudah diingat, dan eye-catching di mata masyarakat. Sama halnya ketika memilih nama channel. 

Pastikan Anda memilih nama channel yang unik dan mudah diketik. Jangan memberi nama seperti channelbagusku123 yang mana terlalu panjang dan susah diingat, apalagi ditambah dengan kombinasi angka. Tentukan nama channel yang singkat namun keren dan tentunya belum pernah dipakai oleh orang lain (karena yang sudah dipakai jelas tidak bisa Anda pakai).

6. Tag video Anda secara relevan

Ini adalah bagian penting. Setiap Anda membuat video, Anda akan disuruh memilih tag oleh YouTube. Tag ini berfungsi agar video Anda dapat terkategori dan dapat dicari dengan mudah lewat mesin pencari YouTube. Pilihlah tag yang spesifik dan deskriptif sesuai dengan video Anda.

7. Promosi

Promosikan channel Anda, atau salah satu video yang paling dahsyat lewat sosial media maupun secara langsung dengan teman-teman Anda. Bayu Skak dulunya juga mempromosikan videonya lewat sosial media dengan membagikan tautan videonya satu persatu ke akun Facebook temannya. 

Dengan mempromosikannya, orang-orang akan memberikan perhatian terhadap video Anda dan jika menarik, mereka akan menontonnya. Tak menutup kemungkinan jika mereka akan berlangganan video Anda. Ingat, dalam mempromosikan video janganlah melakukan spamming (membagikan tautan secara beruntun), karena hal ini bisa mengganggu orang yang kita promosikan jika mereka tidak suka.

8. Memberikan tanggapan untuk penonton

Janganlah menjadi sombong dengan tidak memberi tanggapan kepada penonton video Anda. Jika ada yang berkomentar di video Anda yang sifatnya pertanyaan atau pujian, balaslah dengan baik dan merangkul. Hal tersebut bisa memberikan kenyamanan kepada penonton sehingga akan memunculkan kedekatan dengan Anda.

Namun tetap saja Anda harus menentukan batasan. Jangan terlalu sering menanggapi penonton, karena jika terlalu sering mungkin balasan Anda tidak akan spesial lagi dan mereka jadi tidak mengharapkan balasan Anda. Gimana mau berharap, orang kamunya terlalu sering memberikan respon, dalam beberapa kasus mereka jadi tidak wah lagi ketika melihat balasan Anda.

9. Mencari inspirasi YouTuber lain

Pepatah pernah berkata, "Jangan menjadi katak dalam tempurung" dan "Tempuhlah ilmu walau ke negeri Cina". Artinya, Anda jangan terlalu terpaku mencari inspirasi dan tutorial di Google tentang cara menjadi YouTuber yang baik. Anda juga perlu melihat mereka (YouTuber sukses) dalam menyajikan videonya.

Pada awalnya mungkin Anda dapat melakukan imitasi terhadap cara pembawaan mereka, tapi jangan menerapkannya pada video Anda secara mentah. Anda dapat melakukan improvisasi sehingga Anda akan menciptakan jati diri atau style Anda sendiri.

10. Menciptakan ciri khas dalam channel Anda

Di poin ini mirip dengan poin lain yang membahas tentang penciptaan karakteristik, yaitu karakter yang menyenangkan, tidak sombong, dan sesuai dengan ketertarikan manusiawi. Sebelumnya dibahas tentang membuat intro/outro, dan sekarang Anda bisa menyelipkan ciri Anda di konten inti dari video Anda. Ciri yang dimaksud adalah karakter yang membuat video Anda beda dari yang lainnya.

Sebagai contoh video tipe top list milik The Dominic Show selalu menayangkan ulang salah satu listnya dan memadukannya dengan list yang paling top di video itu sehingga akan menimbulkan rasa wah pada penonton. Secara tidak sengaja penonton akan mengingat karakteristik yang menonjol itu dalam video yang disajikan.

11. Tawarkan manfaat besar untuk penonton Anda

Anda sebagai YouTuber sebaiknya memiliki kemampuan untuk mendorong penonton mengikuti video Anda. Mereka harus memiliki alasan kuat kenapa mau menonton video Anda. 

Apakah video Anda mengandung konten yang menghibur, memberikan ilmu, atau memberikan sesuatu yang menjanjikan lainnya. Pastikan video Anda memberikan manfaat untuk penonton.

12. Kualitas video yang bagus

Bisa dibayangkan jika kualitas resolusi video Anda kecil, buram, dan suaranya tidak jelas, kemungkinan besar penonton akan malas menontonnya dan terpaksa mencari video lainnya. 

Jadi pastikan selain video Anda bermanfaat juga memilik kualitas gambar yang baik. Jika Anda menyajikan video nyata, Anda sebaiknya menggunakan kamera dengan spesifikasi yang baik pula.

13. Belajar memahami peraturan umum dan hak cipta di YouTube

Poin ini tentunya sangat penting. Sebagai YouTuber pemula atau yang sedang belajar menjadi YouTuber sukses, alangkah baiknya bila Anda memahami peraturan umum dan juga hak cipta yang dikeluarkan oleh YouTube. 

Peraturan umum bisa meliputi larangan dan anjuran tentang video yang harus Anda unggah seperti tidak boleh mengandung unsur pornografi, radikalisme, SARA, dan sebagainya.

Hak cipta di sini berhubungan dengan penggunaan video, gambar, maupun audio milik orang lain yang mengandung hak cipta ke dalam video Anda. Imbasnya jika Anda secara sadar maupun tidak sadar menyalahi peraturan itu, video yang melanggar tersebut bisa dihapus, bahkan akun YouTube Anda juga bisa dibanned.

14. Editan video yang bagus

Editan video bisa meliputi penyisipan video, audio, maupun gambar yang mendukung video Anda. Sebelum melakukan pengeditan, perlu diperhatikan juga masalah hak cipta, jangan sampai Anda melanggarnya karena bisa berakibat fatal.

Video tidak harus diedit secara profesional seperti menambahkan efek petir, grafik-grafik tajir, atau mengeluarkan api, kecuali jika video Anda tentang action movie, yang terpenting video Anda punya korelasi dengan segala efek-efek yang Anda susun tersebut.

15. Jangan menunjukkan sifat yang secara natural tidak disukai penonton

Poin ini sangat natural sekali. Ketika menyajikan video, jangan menunjukkan sisi buruk dari diri Anda. Terkecuali jika yang Anda tonjolkan bisa menghibur penonton. Anda sebaiknya bersikap low profile dalam menayangkan video tanpa bersikap sombong, ngeselin, atau menyebalkan. Secara kodrati manusia benci dengan orang yang seperti itu.

16. Usahakan menonjolkan sifat yang secara natural disukai penonton

Kebalikan dari poin sebelumnya, Anda sebaiknya bersifat merangkul penonton. Bawakan video Anda dengan ramah dan welcome kepada penonton.

17. Terakhir, jadilah diri Anda sendiri

Menjadi diri sendiri sangatlah penting. Ketika Anda terinspirasi dengan orang lain kemudian mencoba menjadi orang tersebut, Anda hanya akan memperburuk diri Anda sendiri karena telah meninggalkan jati diri Anda yang sesungguhnya mungkin saja disukai oleh orang lain.

Maksud dari menjadi diri sendiri adalah Anda berpenampilan dan bergaya apa adanya dalam setiap video Anda. Jangan pernah meniru gaya YouTuber lain, Anda bisa mendapat cekaman dari netizen dan juga dibenci oleh penggemar tokoh yang Anda tiru. Tapi perlu dipahami juga, dalam menjadi diri sendiri Anda perlu mengembangkan sifat-sifat yang bisa memunculkan rasa attach penonton kepada Anda dalam catatan tetap dengan gaya Anda sendiri.

Itulah beberapa tips tentang cara menjadi YouTuber pemula dan sukses. Akhir paragraf, terima kasih atas kunjungannya. Jangan lupa membaca artikel menarik lainnya.

Cara Menjadi YouTuber Pemula Yang Sukses Rating: 4.5 Posted by: Alvian Casablancas

2 comments: